Penting Harus Baca.. Bolehkah Mengomsumsi Mie Instan Saat Hamil?

Siapa yang suka makan mie instan? Makanan yang termasuk kedalam kategori makanan paling praktis ini, digemari oleh hampir semua kalangan dan usia. Konsumsi mie instan kerap kali dijadikan santapan pengganjal perut, bahkan makanan pokok bagi sebagian orang yang tidak sempat memasak.

Namun, ada aturan khusus dalam mengkonsumsi mie intan, hal ini disebabkan karena mie instan memiliki kandungan zat kimia cukup tinggi yang dapat mengganggu kesehatan tubuh.

Lalu, apakah ibu hamil diperbolehkan makan mie instan? Berikut ulasannya.

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, kita harus memperhatikan komposisi bahan dasar dari mie instan , diantaranya :

  1. Natrium (Na). Di dalam mie instan terdapat zat natrium polifosfat yang berfungsi sebagai pengenyal tekstur mie. Natrium atau yang biasa disebut dengan Na ini, apabila masuk ke dalam tubuh dalam jumlah banyak, dapat membahayakan kesehatan tubuh. Dalam satu bungkus mie instan terdapat natrium sebanyak 1.380 miligram. Kandungan tersebut temasuk dalam jumlah yang tinggi.
  2. Banyak masyarakat yang tidak percaya jika mie instan mengandung lilin. Padahal lilin benar-benar ada di dalam kandungan mie instan. Zat lilin dalam mie instan tersebut digunakan untuk membuat mie instan menjadi tidak lengket. Kita bisa memperhatikan ketika mie instan tersebut direbus, saat direbus mie instan akan bisa memisahkan diri dengan sendirinya dan tidak lengket satu sama lain. Selain itu, jika anda jeli memperhatikan, permukaan mie instan terlihat mengkilat hal itu dikarenakan kandungan zat lilin di dalam mie tersebut.
  3. MSG, penambah rasa dan zat pengawet. Bumbu nikmat dan gurih pada mie instan berasal dari penggunaan bahan kimia pengatur keasaman natrium karbonat dan kalium karbonat, serta penguat rasa monosodium glutamate. Mie instan juga memiliki zat pengawet sehingga membuat mie instan awet disimpan dalam jangka waktu yang lama. Zat pengawet tersebut sangat berbahaya jika masuk terlalu banyak di dalam tubuh.
  4. Mie instan juga mengandung karbohidrat, lemak, serat, vitamin A, B1, B6, C, B12, asam folat, kalsium serta zat besi.

Bagi ibu hamil yang gemar mengkonsumsi mie instan, sebenarnya boleh-boleh saja asalkan jumlahnya diperhatikan. Mie instan boleh saja dikonsumsi sekali waktu dan tidak boleh dikonsumsi lebih dari tiga kali dalam seminggu. Meskipun mie instan mengandung beberapa zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan serta perkembangan janin seperti yang telah dipaparkan di atas, Namun jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan gizi harian ibu hamil.

Jika mie instan dikonsumsi secara berlebihan, maka akan timbul dampak negatif sebagai berikut :

Efek dari mengkonsumsi mie instan yang berlebihan bisa membuat janin yang ada di dalam kandungan ibu hamil terganggu. Tidak hanya janin saja yang dirugikan dengan kandungan dalam mie instan, namun juga berdampak pada kesehatan ibu hamil itu sendiri.

Bahaya kandungan natrium pada mie instan adalah sebagai berikut :

  1. Maag Akut. Kandungan natrium yang ada pada mie instan bisa menyebabkan maag akut pada ibu hamil terutama ibu hamil yang memiliki riwayat asam lambung. Ibu hamil yang memiliki riwayat sakit maag juga akan merasakan perih saat mengkonsumsi mie instan. Hal tersebut dikarenakan natrium yang ada pada mie instan bisa menetralkan asam lambung, sehingga lambung melakukan sekresi asam dalam jumlah yang besar dan meningkatkan kadar asam lambung mengalami peningkatan. Asam lambung yang mengalami peningkatan dapat mengkikis dinding lambung dan menyebabkan rasa perih pada lambung.
  2. Natrium yang ada di dalam mie instan bisa menyebabkan ibu hamil mengalami hipertensi dalam kehamilan (tekanan darah tinggi). Tekanan darah tinggi ini juga dikait-kaitkan dengan kadar asam lambung yang tinggi di dalam lambung. Penyebabnya adalah kadar asam lambung yang tinggi bisa menyempitkan pembuluh darah sehingga tekanan darah menjadi meningkat.

Bahaya zat lilin dalam mie instan, yaitu dapat merusak Sistem Pencernaan Tubuh. Zat lilin yang sulit dicerna oleh tubuh akan memberatkan kerja sistem pencernaan. Terlalu banyak dimasukkan ke dalam tubuh bisa menyebabkan sistem pencernaan ibu hamil rusak. Jika sistem pencernaan rusak, makanan tidak bisa maksimal diserap oleh tubuh. Hal itu bisa berakibat pada kurangnya gizi ibu hamil yang masuk ke dalam tubuh sebagai nutrisi janin.

Bahaya MSG, zat penambah rasa dan pengawet pada mie instan yaitu sebagai berikut :

Tahukah anda bahwa zat yang paling lezat sekaligus berbahaya dalam mie instan adalah bumbunya. Sebuah percobaan telah membuktikan bahwa tanaman yang setiap harinya disiram menggunakan kuah mie instan tersebut dapat mati dalam jangka waktu minimal satu minggu. Bayangkan jika bumbu mie instan masuk ke dalam tubuh secara terus menerus. Hal itu bisa membuat organ tubuh kita banyak yang tidak berfungsi atau bahkan rusak. Seperti saat bumbu mie instan merusak jaringan yang ada di dalam tumbuhan tersebut.

  1. Bahaya MSG yang terkandung dalam bumbu mie instan jika dikonsumsi berlebihan sangat tidak bagus untuk pertumbuhan janin dan kesehatan ibu hamil serta dapat mengganggu kecerdasan otak janin.
  2. Penambah rasa yang juga ada pada kandungan mie instan, jika menumpuk di dalam tubuh dapat menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan.
  3. Zat kimia di dalam mie instan serta zat pengawetnya bisa menyebabkan ibu hamil mengalami keguguran. Zat dalam mie instan itu bisa menembus ke dalam plasenta dan menyebabkan keguguran.
  4. Zat pengawet dan juga zat penguat rasa pada mie instan bisa mengganggu metabolisme tubuh ibu hamil maupun metabolisme janin ibu. Karena metabolismenya terganggu, ibu hamil rentan untuk terkena penyakit degenerative.

Bahaya lain yang dapat ditimbulkan jika mie instan dikonsumsi ibu hamil dalam jumlah banyak dapat menyebabkan janin yang ada di dalam kandungannya terkena kanker. Kanker yang bisa menyerang janin dimana ibunya suka mengkonsumsi mie instan adalah penyakit kanker usus.

Selain itu, ibu hamil yang mengkonsumsi mie instan secara berlebihan bisa membuat hati menjadi rusak. Alasannya adalah kandungan zat propylene glycol tersebut bisa membuat penangkal racun yang masuk ke dalam hati menjadi rusak. Jika itu terjadi, hati bisa terserang oleh banyak racun. Banyaknya racun di dalam hati bisa menyebabkan kerusakan. Hati ibu yang rusak bisa berpengaruh terhadap kesehatan bayi. Bayi rentan terkena hepatitis dan juga sirosis hati.

Sebagaimana penjelasan di awal, mengkonsumsi mie instan ketika hamil diperbolehkan tentu dengan jumlah yang tidak berlebihan. Bagi ibu hamil dianjurkan jika ingin memakan mie instan harus menggunakan cara yang benar, sebagai berikut :

  1. Memasak mie instan yang sehat bisa dilakukan degan dua langkah. Pertama, rebus mie menjadi setengah matang, setelah itu tiriskan mie instan. Kedua, buang air rebusan yang pertama kemudian menggantinya dengan air yang baru. Setelah air mendidih, masukkan kembali mie yang telah ditiriskan tadi. Hal ini dilakukan untuk mengurangi lapisan lilin pada mie instan.
  2. Mengurangi jumlah bumbu. Kandungan berbahaya dalam mie instan ada pada bumbunya, oleh sebab itu agar mie instan memiliki efek yang berkurang ibu hamil bisa sedikit saja menggunakan bumbu mie instan tersebut. Cara lain yang lebih sehat yaitu mengganti bumbu pada mie instan menggunakan bumbu yang lainnya atau bumbu racikan sendiri, seperti menggunakan bawang putih dan juga garam untuk bisa menciptakan rasa gurih pada mie instan.
  3. Meningkatkan gizi. Mengkonsumsi makanan saat hamil yang harus diperhatikan adalah kandungan gizi dalam makanan tersebut. Mie instan tidak memiliki kandungan gizi yang cukup untuk dikonsumsi, sehingga harus ditingkatkan kandungan gizinya dengan menambahkan bahan makanan yang bergizi ke dalam mie instan seperti menambahkan aneka sayuran, telur, maupun daging.

Semoga bermanfaat