Home / Kesehatan Ibu Hamil / Harus Baca, Tips Mempersiapkan Kehamilan Yang Sehat

Harus Baca, Tips Mempersiapkan Kehamilan Yang Sehat

Perludi ketahui kehamilan yang sehat tentunya dipengaruhi bagaimana mempersiapkan kehamilan. Dalam hal ini wanita harus mempersiapkan tubuh dengan menjaga pola makan sehat.  Menurut para ahli kesehatan,untuk melahirkan anak yang pandai dan sehat, wanita harus memerhatikan asupan gizi yang baik dan seimbang. Pada dasarnya wanita yang tengah merecanakan kehamilan membutuhkan kualitas makanan yang baik.

Untuk itu dibawah ini terdapat beberapa faktor dalam mempersiapkan kehamilan agar kehamilan sehat hingga melahirkan, diantaranya;

  • Persiapan fisik Ibu

Perlu diperhatikan dalam mempersiapkan kehamilan yang sehat,fisik merupakan bagian yang cukup penting. Bagi seorang wanita perlunya fisik yang sehat saat akan hamil dan pada waktu hamil diharapkan normal, tidak terlalu gemuk maupun tidak terlalu kurus.

Hamil dan Bahagia

Sebagai calon ibu, seorang wanita harus memperhatikan berat badan ideal, artinya tak tak terlalu berat/berlebih atau terlalu ringan/kurang. Pasalnya, kondisi seperti ini menjadi salah satu hal yang menyebabkan wanita sulit hamil.  Selain itu, ketika merencanakan kehamilan,hindari mengurangi/membatasi makan misalnya karena ingin mempertahankan tubuh agar tetap langsing, padahal dapat menyebabkan kekurangan vitamin dan mineral yang sudah pasti akan sangat dibutuhkan ibu dan janin. Penting diketahui, berat badan sebelum hamil sangat memengaruhi pertambahan berat badan di masa kehamilan.Selama kehamilan, kenaikan berat badan total calon ibu normalnya antara 12-15 kg. Nah, berat badan yang ideal saat mulai kehamilan berkisar antara 45-65 kg.  ketika hamil, berat badan yang kurang (underweight) atau berlebih (overweight) akan berisiko baik kepada calon ibu maupun janin.  Terutama berat badan berlebih, berdampak juga saat persalinan dan usai persalinan, berisiko mengalami hipertensi dan diabetes. Pada kondisi yang lain, calon ibu yang kekurangan berat badan pada saat hamil berisiko tinggi melahirkan bayi prematur atau bayi lahir dengan berat rendah.Nah, kelahiran prematur dapat menyebabkan masalah kesehatan atau bahkan fatal bagi bayi jika hal itu terjadi terlalu dini.

Selain berat badan, ada hal lain dari persiapan fisik sang ibu yaitu Indeks Massa Tubuh (IMT). Ketika akan mempersiapkan kehamilan dipastikan IMT normal sebelum hamil atau saat mempersiapkan kehamilan. Cara menghitung IMT tersebut yakni berat badan dibagi dengan tinggi badan dalam ukuran satuan meter kuadrat untuk mendapatkan IMT yang normal.

  • Faktor makanan (Kebutuhan kalori) dan Nutrisi

dalam hal ini kebutuhan kalori dalam mempersiapkan kehamilan komposisi zat gizi yang seimbang sanagat dibutuhkan oleh bagi sang ibu. Untuk itu dipastikan kebutuhan kalori prakehamilan terpenuhi, yakni. Zat gizi seimbang harian didapatkan dari karbohidrat 55-60%, lemak 30%, dan protein 15%. Hal lain yang terpenting diperhatikan adalah pola makan sehat dengan rumus 3J, yakni jumlah, jenis, dan jadwal.

Hal yang berkaitan dengan nutrisi yang harus dipenuhi dalam mempersiapkan kehamilan antara lain :

  1. Asam folat adalah salah satu zat penting yang dibutuhkan untuk mempersiapkan kehamilan, meskipun sering kali terlupakan. Asam folat yang dibutuhkan tubuh berkisar sekitar 400 mikrogram setiap harinya. Asam folat dapat diperoleh dari makanan alami dan vitamin sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter.Adapun sumber terbaik dari alam yang menyediakan asam folat adalah kandungan sayuran yang berdaun hijau, sitrus, kuning telur dan kacang kacangan. Kecukupan kebutuhan asam folat akan membantu dalam perkembangan dan juga metabolisme pada pembuahan. Selain itu asam folat sangat berfungsi dalam membantu ibu hamil dalam mengurangi resiko anak cacat bawaan dan penyakit yang berbahaya lainnya.
  2. Dalam mempersiapkan kehamilan sebaiknya perbanyak mengkonsumsi protein dan vitamin.Vitamin alami sangat disarankan seperti kandungan buah-buahan, sayuran, kacang kacangan, gandum dan juga susu yang mengandung lemak yang rendah untuk membantu meningkatkan kesuburan.
  3. Sayuran hijau yang baik dikonsumsi untuk mempersiapkan kehamilan yaitu brokoli dan bayam. Kandungan nutrisi pada brokoli bermanfaat untuk menjaga keseimbangan hormone estrogen dan membantu meningkatkan kesuburan. Selain itu, Anda juga bisa mengkonsumsi bayam untuk menjaga kesehatan dan kesuburan organ reproduksi. Bayam mengandung banyak nutrisi seperti vitamin B, vitamin E, asam folat dan antioksidan.
  4. Perbanyak konsumsi zat besi. Seringkali ibu hamil mengalami kelelahan, lesu dan berakibat pada kesehatan yang buruk pada ibu dan janin dalam mengantisipasi kondisi tersebut sebaiknya persiapkan kehamilan anda dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Makanan atau multivitamin yang mengandung zat besi akan membantu dalam persiapan kehamilan dan menghindari anemia yang sering kali dikeluhkan oleh ibu hamil.
  5. Perbanyak konsumsi kalsium. Kebutuhan kalsium pada masa pra-konsepsi bisa didapat dari dua gelas susu per hari. Kalsium juga bisa didapat dari sayuran hijau seperti brokoli, keju yoghurt dan lainnya. Kalsium berguna untuk pembentukan tulang dan gigi pada janin.
  6. Dalam mempersiapkan kehamilan,sangat dianjurkan bagi Anda untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung minyak zaitun. Minyak zaitun sangat bagus untuk menjaga kesehatan jantung danmenyeimbangkan endokrin.
  7. Perbanyak konsumsi kacang almond juga baik untuk mempersiapkan kehamilan. Kandungan vitamin E pada kacang almond bermanfaat untuk kesehatan reproduksi dan meningkatkan kesuburan.
  8. Hindari mengkonsumsi makanan yang tidak sehat seperti junk food  yang mengandung kalori dan lemak yang tinggi. Hindari pula mengkonsumsi makanan seperti keripik, minuman bersoda dan makanan tidak sehat lainnya.
  9. Batasi konsumsi kopi, teh, minuman bersoda dan minuman berenergi dikarenakan mengandung kafein yang dapat memperburuk kesehatan menjelang persiapan kehamilan. Kafein dapat menghambat aktivitas otot tube fellopian, yang membawa sel telur ke rahim. Konsumsi kafein dapat memengaruhi kesuburan calon ibu. Rekomendasi dari pakar kesehatan bahwa mengawali kehamilan dapat dilakukan dengan batas mengkonsumsi kafein sebanyak 200-250 miligram kafein per hari.
  • Olahraga teratur dan rutin
Senam Hamil

Selama mempersiapkankehamilan,calon ibu dianjurkan untuk rutin berolahraga. Olahraga membantu melancarkan peredaran darah, sehingga berpengaruh positif pada kesehatan sistem reproduksi,termasuk rahim. Selain itu, dengan fisik yang sehat dan stamina yang kuat akan membuat calon mama senantiasa bugar, percaya diri, terhindar dari stres. Namun, hindari berolahraga secara berlebihan karena justru bisa membuat siklus datang bulan calon ibu menjadi tidak teratur. Tentunya tak perlu berolahraga selama berjam-jam. Mulailah dengan berjalan kaki sekitar 20 menit sehari, bersepeda ataupun berenang.Banyak ahli yang berpendapat, berenang adalah olahraga terbaik untuk memperkuat rahim. Berenang selama 2 jam per minggu membantu mengurangi sakit punggung,meredakan sakit datang bulan, serta membuat proses persalinan menjadi lebih mudah.

  • Hindari rokok dan alkohol

Faktor ini juga sangat penting untuk diperhatikan. Hentikan kebiasaan merokok secara total ketika merencanakan kehamilan (minimal 3 bulan sebelum kehamilan) dan juga selama kehamilan.Perokok pasif sama bahayanya dengan perokok aktif, karena racun dari rokok apabila masuk ke dalam pembuluh darah, dapat berpengaruh pada kerusakan sel dan memungkinkan membuat bayi lahir tidak normal. Selain itu, penelitian menyebutkan kebiasaan mengkonsumsi alkohol akan mengganggu kesuburan oleh karena itu mengkonsumsi alkohol sebelum dan selama kehamilan akan memperburuk kondisi kesehatan ibu dan janin.

  • Lingkungan sehat

Dalam mempersiapkan kehamilan sebaiknya wanita tinggal dalam lingkungan sehat. Anda mungkin tidak dapat sepenuhnya menghilangkan semua bahaya racun lingkungan, tetapi Anda bisa melakukan usaha maksimal sebaik yang Anda bisa untuk mengurangi resiko kesehatan akibat racun lingkungan. Beberapa pekerjaan bisa berbahaya bagi Anda dan bayi Anda yang belum lahir. Jika saat ini Anda rutin terpapar bahan kimia atau radiasi, Anda harus membuat beberapa perubahan dalam rutinitas Anda sebelum Anda memulai program hamil. Perlu diingat bahwa beberapa produk pembersih, pestisida, pelarut, dan sumber air minum yang melewati pipa-pipa tua bisa berbahaya untuk bayi Anda.

  • Lakukanlah konsultasi pada dokter ahli

Rencanakan untuk berkonsultasi dengan ahli. Utarakan pada dokter, penyakit apa saja yang tengah diderita,misalnya alergi, tekanan darah, atau diabetes. Dengan begitu, dokter dapat memberikan arahan apa yang harus dilakukan dan konsumsi. Pastikan pula mendapatkan vaksin TORCH (toxo, rubella, cytomegalo, dan herpes).  Selain itu, pastikan pasangan tak terinfeksi penyakit kelamin seperti gonorrhea, syphilis dan clamydia. Intinya, konsultasikan ke dokter setiap hal yang mencurigakan yang berhubungan dengan alat kelamin dan kandungan. Tak kalah penting, kenal sejarah kesehatan keluarga calon ibu dan pasangan. Hal ini akan sangat membantu dokter untuk mendeteksi kemungkinan penyakit genetik yang akan dibawa bayi. Lakukan pula konsultasi /pemeriksaan dengan dokter gigi untuk melakukan perawatan kesehatan gigi, misalnya bila ada gigi berlubang sebaiknya ditangani terlebih dulu sebelum berencana hamil.

Untuk itu, jangan sepelekan tips bagaimana mempersiapkan kehamilan sehat karena hal ini sangat menyangkut bagaimana buah hati Anda kelak setelah lahir. Masa kehamilan merupakan masa yang cukup rentan dan akan menentukan bagaimana kesehatan bayi setelah lahir apalagi ketika buah hati mulai tumbuh.Selain itu juga tak hanya hal-hal diatas, namun mempersiapkan kehamilan yang sehat juga terkait dengan bagaimana proses persalinan yang baik dan sehat pula. Masa kehamilan yang tidak dijaga dan tidak dipersiapkan akan memberikan pengaruh pada proses persalinan . semoga tips-tips mempersiapkan kehamilan yang sehat di atas dapat bermanfaat .

About tipsadmin

Check Also

Tips Mengatasi Mual Muntah Saat Hamil

WOW ..!! Ngga banyak yang tahu, ternyata ini cara mudah Mengatasi Mual dan Muntah Saat Hamil

Mual dan muntah merupakan hal yang kerap dialami pada saat kehamilan. Rasa mual dan muntah …