Home / Kesehatan Ibu Hamil / AWAS..!! Waspadai hal ini jika ingin ibu dan bayinya SELAMAT.

AWAS..!! Waspadai hal ini jika ingin ibu dan bayinya SELAMAT.

Cara Mengatasi Anemia Pada KehamilanWaspadai hal ini jika anda ingin ibu dan bayinya selamat. Anemia merupakan suatu kondisi dimana tubuh mengalami kekurangan sel darah merah (khususnya Hemoglobin yang berfungsi untuk mengangkut oksigen ke jaringan tubuh). Seseorang yang mengalami anemia akan merasakan gejala seperti kulit pucat, bantalan pada kuku terlihat pucat, tubuh mudah lelah, terasa lesu dan kurang bergairah, mudah mengantuk, mata berkunang-kunang, kepala nyeri dan pusing bahkan mudah pingsan. Hal –hal tersebut disebabkan karena kurangnya suplai oksigen pada pada tubuh. Secara umum, Anemia dapat terjadi karena beberapa faktor, antara lain :

  1. Faktor genetik, seperti penyakit thalasemia, hemoglobinopati dan abnormal enzim glikolitik
  2. Kekurangan nutrisi dalam tubuh khususnya zat besi
  3. Perdarahan atau kehilangan banyak darah
  4. Konsumsi obat-obatan seperti obat kontrasepsi
  5. Penyakit kronis seperti TBC, malaria, penyakit ginjal dan hati.

Pada wanita yang sedang hamil, cadangan zat besi di dalam tubuh akan berkurang, hal ini dapat disebabkan karena kehilangan banyak darah dalam persalinan sebelumnya maupun banyaknya darah yang dikeluarkan saat menstruasi sebelumnya, dapat pula terjadi akibat kurangnya asupan nutrisi. Dalam masa kehamilan, tubuh sang ibu memerlukan lebih banyak sel darah dan zat besi untuk mendukung perkembangan janin. Namun, jika kebutuhan teserbut tidak tercukupi, maka dapat mengakibatkan anemia pada ibu hamil.

Perlu diketahui, anemia yang terjadi pada ibu hamil wajib diwaspadai. Menurut penelitian, tingginya angka kematian ibu berkaitan erat dengan anemia. Anemia dapat beresiko fatal baik pada ibu maupun janin yang dikandung, antara lain yaitu :

Bahaya Pada Trimester I

Anemia dapat menyebabkan terjadinya keguguran dan kelainan kongenital (cacat bawaan atau kelainan dalam pertumbuhan struktur bayi).

Bahaya Pada Trimester II

Pada trimester ini, anemia dapat menyebabkan terjadinya kelahiran prematur, perdarahan pada jalan lahir, gangguan pertumbuhan janin dalam rahim, sang ibu dapat terkena keracunan kehamilan dan mudah terkena infeksi, gagal jantung hingga kematian ibu.

Bahaya Saat Persalinan dan Pasca Persalinan

Pada saat persalinan, anemia dapat menyebabkan gangguan mengejan yaitu dimana tenaga kontraksi yang tidak normal, janin lahir dengan anemia dan dapat menyebabkan perdarahan dalam persalinan. Anemia juga dapat menyebabkan perdarahan pasca melahirkan dan rendahnya produksi ASI.

Dalam hal ini, untuk mencegah dan menangani anemia pada ibu hamil, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan yaitu :

  1. Pertama-tama kenali dahulu gejala anemia, seperti yang telah disebutkan di atas.
  2. Lakukan konsultasi ke dokter dan lakukan pemeriksaan Hemoglobin (Hb). Pemeriksaan Hb sebaiknya dilakukan minimal 2 kali selama kehamilan yaitu trimester I dan III. Berdasarkan pemeriksaan kadar Hb dalam darah, maka dapat digolongkan sebagai berikut:
    • Hb > 11gr%  : tidak anemia
    • Hb 9-10 gr% : anemia ringan
    • Hb 7-8 gr%  : anemia sedang
    • Hb 7 gr%  : anemia berat
  3. Perhatikan pola diet selama masa kehamilan, Bagi anda yang suka melakukan program diet, dalam masa kehamilan diet perlu dikurangi, karena perubahan pada pola makan dapat membawa pengaruh buruk pada jumlah sel darah merah, sehingga dapat menyebabkan anemia.
  4. Memperbanyak makanan yang mengandung zat besi dan mengonsumsi vitamin penambah zat besi.

Meningkatkan asupan makanan tinggi zat besi seperti :

Gejala Anemia Pada Kehamilan

  1. Meningkatkan Penyerapan zat besi. Tentunya ada beberapa makanan mengandung zat besi, namun sulit diserap oleh tubuh. Dalam membantu meningkatkan penyerapan zat besi, ibu hamil disarankan untuk  memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung vitamin C seperti buah kiwi, jeruk, strawberi, pepaya, dan brokoli.
  1. Kurangi konsumi teh, Bagi ibu hamil yang menderita anemia biasanya akan mendapat suplemen penambah darah dari dokter. Agar penyerapan zat besi tak terganggu, sebaiknya memberikan jarak konsumsi dengan makanan-makanan yang menghambat penyerapan zat besi, misalnya teh.

Bagi ibu hamil, kesehatan sangatlah penting untuk diperhatikan, terlebih bagi penderita anemia. Diatas merupakan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi anemia pada ibu hamil. Semoga bermanfaat

About tipsadmin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *