Home / Kesehatan Ibu Hamil / AWAS..!! Perhatikan Kalau sudah menunjukan gejala seperti ini segera si ibu hamil ke rumah sakit SEGERA..

AWAS..!! Perhatikan Kalau sudah menunjukan gejala seperti ini segera si ibu hamil ke rumah sakit SEGERA..

bahaya hipertensi pada ibu hamil mudaHipertensi atau yang biasa kita kenal sebagai tekanan darah tinggi merupakan suatu kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah yang dipompa oleh jantung. Tekanan darah tinggi ini berbahaya karena dapat merusak dinding pembuluh darah arteri. Dalam ilmu medis, tekanan darah normal seseorang berada pada kisaran 120/80 mmHg. Angka 120 mmHg menggambarkan tekanan sistolik, yaitu ketika jantung berkontraksi dan mendorong darah melalui pembuluh darah arteri ke seluruh tubuh dan 80 mmHg menggambarkan tekanan diastolik, yaitu tekanan darah di dalam pembuluh arteri saat jantung sedang tidak berkontraksi. Seseorang dapat dikatakan mengalami hipertensi apabila tekanan darahnya berada di atas 140/90 mmHg.

Hipertensi dapat dialami oleh siapa saja, tidak terkecuali pada wanita yang sedang hamil. Hipertensi pada ibu hamil kerap terjadi pada wanita yang baru pertama kali hamil, wanita yang mengandung pada usia muda (<20 tahun) atau mengandung pada usia tua (>40 tahun), memiliki ibu atau saudara dengan riwayat penyakit hipertensi terkait kehamilan, memiliki kelebihan berat badan, mengandung bayi kembar, atau memiliki riwayat penyakit kronis seperti diabetes, atau masalah ginjal. Ada beberapa jenis hipertensi yang terjadi pada ibu hamil, diantaranya yaitu:

  1. Hipertensi Gestasional, Hipertensi gestasional biasanya terjadi pada wanita dengan usia kehamilan diatas 20 minggu. Ibu hamil yang mengalami hipertensi gestasional ini tidak ditemukan kandungan protein pada urin atau tanda-tanda rusaknya organ pada tubuh.
  2. Hipertensi Kronis, Hipertensi kronis terjadi sebelum kehamilan maupun pada usia kehamilan dibawah 20 minggu. Kebanyakan wanita tidak mengetahui dirinya mengalami hipertensi kronik karena hipertensi jenis ini tidak menunjukkan gejala. Namun,  apabila hipertensi kronis tidak ditangani dengan baik maka dapat menyebabkan terjaidnya preeklampsia saat hamil.
  3. Preeklampsia, Preeklampsia yaitu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi yang disertai dengan ditemukannya kandungan protein yang tinggi dalam urin. Kondisi ini dapat membahayakan organ-organ seperti ginjal, hati, dan mata. Tanda-tanda terjadinya preeklampsia yaitu sakit kepala yang tidak tertahankan, nyeri perut bagian atas sebelah kanan, mual, muntah, sesak napas, penglihatan memudar, jumlah urin menurun, kadar trombosit menurun, atau organ hati tidak berfungsi dengan baik. Tanda-tanda kerusakan sistem organ pada ibu hamil yang mengalami preeklampsia biasanya terlihat setelah usia 20 minggu kehamilan. Jika tidak diobati, preeklampsia dapat menyebabkan hal yang serius bahkan fatal seperti komplikasi bagi ibu dan bayi.
  4. Eklampsia, Eklampsia merupakan kondisi terparah terkait hipertensi dalam kehamilan, dimana ibu hamil mengalami preeklampsia yang disertai dengan kejang-kejang.

Hipertensi yang dialami saat masa kehamilan sangat membahayakan bagi sang ibu maupun janin yang dikandungnya. Dibawah ini merupakan bahaya yang dapat timbul bagi ibu hamil yang mengalami hipertensi :

  1. Terjadi penurunan aliran darah ke plasenta, Rendahnya aliran darah ke plasenta menyebabkan kurangnya suplai oksigen dan nutrisi yang diterima oleh janin. Kondisi ini akan menyebabkan pertumbuhan bayi menjadi lambat, sehingga dapat mengakibatkan berat badan lahir rendah, bayi lahir prematur dan dapat menyebabkan gangguan pernapasan pada bayi.
  1. Placental abruption, Placental abruption atau terpisahnya plasentanya dari dinding dalam rahim sebelum kelahiran dapat terjadi akibat hipertensi yang dialami sang ibu saat kehamilan. Hal ini akan menyebabkan perdarahan berat dan kerusakan pada plasenta yang dapat mengancam jiwa ibu dan perkembangan janin.
  1. Berpotensi terkena penyakit kardiovaskular di masa depan, Hipertensi saat hamil juga meningkatkan risiko penyekit kardiovaskular atau penyakit jantung dan pembuluh darah di masa depan. Untuk meminimalkan risiko ini pasca melahirkan, sebaiknya seorang ibu hamil harus menjaga berat badan ideal, makan berbagai buah-buahan dan sayuran, berolahraga secara teratur, dan tidak merokok.

bahaya hipertensi pada ibu hamilSebagai upaya pengobatan hipertensi, biasanya pederita hipertensi mengonsumsi obat darah tinggi secara rutin. Jika demikian, maka harus diwaspadai, karena ada obat-obat darah tinggi tertentu yang tidak boleh dikonsumsi ketika hamil. Hal ini dikarenakan obat-obatan tersebut dapat membahayakan perkembangan janin dalam kandungan. Contohnya :

  1. Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor, contohnya Captopril
  2. Antagonis reseptor angiotensin-II – terkadang disebut angiotensin receptor blocker (ARB)
  3. Diuretik, contohnya furosemid, HCT, dan lain-lain

Untuk itu, perlu dilakukan konsultasi ke dokter. Jika anda berkonsultasi, maka dokter akan memberikan obat untuk menurunkan tekanan darah yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan tidak memengaruhi janin.bahaya hipertensi pada ibu hamil dan janin

Hipertensi pada ibu hamil ini dapat dicegah dengan mudah melalui pola hidup yang sehat seperti :

  1. Mengatur pola makan yang sehat dengan mengonsumsi protein tinggi dan rendah lemak, diet rendah garam dan perbanyak asupan potasium yang dapat diperoleh dari kacang-kacangan, aprikot dan pisang. Selain itu, untuk ibu hamil dapat mengkonsumsi jenis makanan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah seperti semangka, mentimun, bawang putih dan bayam.
  2. Hindari stres dan berolahraga ringan dengan teratur
  3. Hindari pula minuman beralkohol, serta kebiasaan merokok.
  4. Lakukan kontrol rutin terhadap kesehatan ibu dan janin.

Ingat, kehamilan adalah masa rentan terhadap bahaya salah satunya hipertensi. Oleh karena itu, terapkan selalu gaya hidup yang sehat agar dapat terhindar dari bahaya hipertensi saat kehamilan. Semoga bermanfaat

About tipsadmin

Check Also

AWAS..!! Waspadai hal ini jika ingin ibu dan bayinya SELAMAT.

Waspadai hal ini jika anda ingin ibu dan bayinya selamat. Anemia merupakan suatu kondisi dimana …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *